Thursday, June 16, 2016

Siluet

I
Aku tidak lagi tahu mengenai bingkai-bingkai itu
Pun tidak mengerti bagaimana keadaan pemiliknya
Tapi aku tahu sosok dalam bingkai tengah kebingungan
Untuk kurun waktu yang lama, semua terasa masih sama baginya

II
Sebenarnya kabar mampir sepotong-sepotong
Tetap saja tak cukup untuk digoreskan
Meski perlahan dilupakan, pun melupakan
Remahannya masih cukup untuk terjaga

Azmi, Juni 2016

Saturday, April 23, 2016

Thank You for Being Mommy

I
I meet a really great sea
As the depth could drown
Every single sorrow
And the wave could erase
Every little pain

II
I get paralyzed
Staring her from a far
So I swim into the
Dazzling blue of her eyes
Then realize that beauty
Has a whole new meaning

III
Mom, sea, and poetry
Are good combination
And that is the way
I see mom,
Sea of everything

Azmi, April 2016

Tuesday, April 19, 2016

You Walk Out The Door

Eyes see the line between us
Which heartbeat can’t erase
Feet take backward steps
Which hand can’t hold
“Do you belong to someone else?”
I wish I don’t

Azmi, April 2016

Monday, February 1, 2016

Happy Birthday!

Sometimes,
You have to make time
For sitting by the moonlight
Connecting dot to dot
From the sparkling of the stars
Starting the trip
To the galaxies
Then enjoy the eternity of the universe
From up above the sky
But she knows you don’t have to because
Sometimes,
You are the universe

Azmi, February 2016

Thursday, December 31, 2015

Seseorang Tengah Merindukanmu

Rindu tidak bisa membangunkanmu dari tidur. Rindu hanya bisa menemanimu terjaga sepanjang malam. Membuatmu bertanya apakah seseorang yang jauh dari pandanganmu itu juga tengah mengalami hal yang sama. Membuatmu berharap kalau-kalau iya, seseorang itu juga tengah merindukanmu. Bukan orang lain.

Rindu tidak bisa menghentikanmu melakukan sesuatu. Rindu hanya bisa mengiringimu dalam setiap hal yang kamu lakukan. Membuatmu berharap yang kamu kerjakan segera selesai. Hanya agar kamu bisa kembali lebih awal. Entah untuk meratapi punggung seseorang yang menjauh atau menantinya hadir lagi.

Rindu tidak bisa memutar waktu seperti yang kamu harapkan. Rindu hanya bisa mengingatkanmu bahwa ada hari-hari yang pernah kamu lewati bersama seseorang. Membuatmu berharap hari-hari itu sudah kamu manfaatkan sebaik mungkin. Hanya agar ia bisa selalu mengenangnya dengan baik pula.

Aku bisa menulis demikian karena aku pernah mengalaminya. Aku pernah merindukan seseorang, sesuatu, atau bahkan keduanya di waktu yang bersamaan. Bahkan aku selalu seperti itu. Selalu, hingga rindunya semakin menyiksa. Bahkan di akhir tahun ini, rindunya masih saja ada.


Lalu apa yang aku lakukan selama ini? Selama rindunya ada?

Seriously, I just go deal with that thing. Bukan apa-apa, tapi memang karena aku tahu dia tidak merindukanku.