Friday, June 22, 2012

It's still my favorite clothes.

Aku mendesah, mengusap permukaannya dengan saputangan perlahan. Jam tangan kecil ini permukaannya masih bening, angkanya masih jelas terlihat. Tidak, tentu tidak ada angka berderet yang membentuk lingkaran karena ini bukan jam analog. Aku tidak menyukai jam seperti itu. Entah karena aku malas membacanya atau karena ada hal lain. Hal lain. Jam ini mengingatkanku akan sesuatu.

Aku membenci waktu. Membencinya yang selalu berputar seakan tak ada habisnya. Lingkaran, bentuk yang paling banyak mendominasi jam, memang tak punya titik akhir. Seakan percaya kalau semua cerita dalam hidup tidak akan pernah terhenti oleh apapun. Padahal, coba lihat setiap kenyataan yang ada? Tidak ada hal yang seperti itu. Itu sebabnya mengapa harus ada lembaran baru. Biar aku perjelas. Dengar, aku hanya sedang membenci waktu. Membencinya yang selalu berputar namun berhenti berputar untukku. Tidak memberiku kesempatan memperbaiki apapun, bahkan untuk sekali saja.

Saturday, April 28, 2012

Music Runs

Ketika mendengarkan sebuah lagu, disengaja ataupun tidak, entah kenapa dan bagaimana ceritanya, selalu bisa mengingatkan kita pada satu hal yang terjadi di waktu lalu. Seolah lagu itu merekam semua yang terjadi saat itu, bahkan sampai bagian terkecilnya. Mungkin karena liriknya yang kebetulan sama dengan apa yang pernah terjadi atau karena kita pernah mendengarkannya pada saat-saat tertentu atau karena ada seseorang yang pernah memperdengarkan lagu tersebut kepada kita. Mengalun…lalu memori-memori yang berhubungan pun perlahan kembali menguap, terbuka satu-persatu. Membuat kita ingin sekali menghentikannya, setidaknya setelah kita menyadari kalau memori tersebut menyiksa. Atau malah memutarnya berulang kali karena kita sadar kalau rindu itu ada, sebagus apapun memori itu tetap tidak akan terulang kembali, kan. That’s the power of song. Kita tetap menikmatinya meskipun sakit.

Sunday, April 1, 2012

Me Every Night

When the lullaby can’t make me sleep
When count of a sheep can’t make myself yawn
There’s a thing that my mind keeps thinking of without getting tired
And yeah, that’s you

Azmi, March 2012

Wednesday, March 21, 2012

All Ears

Ketika mendengar seseorang menceritakan sebuah kehilangan, perasaan mereka tergambar jelas dari bagaimana mereka menceritakannya. Bagaimana mereka bercerita dengan pelan-pelan, dengan suara berat, pandangan yang menerawang jauh seakan mereka sedang mencoba mengingat detailnya, dengan bibir yang sesekali tertarik membentuk senyum, dengan sorot mata yang sendu, dengan tangan yang berhenti bergerak, dengan tawa yang sedikit tertahan…bahkan ketika hampir mencapai klimaks, kalian bisa menemukan mata mereka mulai berkaca, menarik napas lebih dalam, perasaan campur aduk yang tidak bisa diungkapkan, sakit yang mulai menjalar ke seluruh tubuh, kemudian air mata yang turun penuh perasaan. Hingga tidak ada hal lain yang bisa dilakukan selain memeluk mereka.

Saturday, March 17, 2012

Terimakasih banyak untuk Alfrida Dwi Pratiwi, Dewi Hazimatun Nisa’, Hertanto Novan, Raka Aditya, dan Tuhfa Maula untuk datang ke rumah tiba-tiba dan membawa chocolate birthday cake. Meskipun telat tapi…aku sangat menyukainya.